Libur dalam rangka hari Tarwiyah, Arofah, Idul Adha dan Tasyrik terbilang cukup panjang
Tapi efeknya, jadi agak males masuk kerja. Padahal, banyak tugas menanti untuk diselesaikan
Ternyata bukan aku saja, melainkan kebanyakan guru juga demikian
Mungkin juga para muridnya... hehee..
Sebenarnya libur kemarin itu tak banyak bedanya bagiku
karena di rumah malah lebih sibuk dan capek 2 kali lipat
belanja sana-sini, wara wiri, kaki pegel
untuk sebuah acara suami bernama MANAQIB
acara yang hanya akan memakan waktu semalam, bahkan hanya 3 jam
ternyata memakan waktu persiapan 3 hari... belum bersih2 setelahnya
ya ampun... capeknya masih berasa
belum lagi anggaran yang meluap... gara2 banyak saran ortu berdasar EWUH PAKEWUH
beginilah orang jawa...
pas ingat masih banyak tanggungan, seperti tidak tega mau pulang kampung
tapi... mengingat kangen... ya harus diperjuangkan
pengen banget tetap bersyukur atas semuanya..
bahwa aku masih bisa melaksanakan acara kemarin dengan baik, meski ada kekurangan..
bahwa aku masih bisa bekerja lagi... mengais rizqi dariNya
kiranya Allah telah mempersiapkan balasannya...
mempersiapkan rizki penggantinya... Amin...
Lunk's expression
Entri Populer
-
Masih ada sebagian dari kita yang sekedar mengucapkan Alhamdulillah ketika mendapatkan sebuah karunia atau ni'mat dari Allah. Bahkan ada...
-
JIKA "Jika derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa, sedangkan ketegaran akan in...
-
Sebenarnya nggak ingin terus-menerus menyesali semuanya Sejak menjadi warga di kota baru, banyak momen keluarga PO yang terlewatkan tiga k...
-
Bismillahirrahmanirrahim.... Dalam QS. Arrum ayat 21 secara tersurat dikemukakan bahwa tujuan pernikahan adalah untuk menghadirkan sebuah ...
-
Tiga tahun lebih sekian bulan aku menanti hadirnya buah hati pasang surut gejolak hati selalu aku rasakan terkadang, aku berusaha tegar d...
-
Empat Jenis Manusia diukur dari kualitas pembicaraannya 1. Berkualitas Tinggi - Orang yang berkualitas tinggi, adalah orang yang pemb...
-
Semestinya tak terlalu awal Remang itu mengubur temaram sedang arakan mega belum selesai mengecup merah senja dan keletihan ombak sehari...
Kamis, 19 November 2020
Sabtu, 24 September 2011
Dilema 25 Sept 2011
Talun, 20 September 2011
BINGUNG
Di satu sisi, aku tidak rela masku jauh dari ortu
Tidak tega, mengingat selama ini tidak pernah kerja berat dan jauh
Tapi di sisi lain, aku ingin ibuku bahagia
Jika berjauhan dari menantunya, barangkali akan lebih kondusif
Meski harus mengorbankan jauh dari anak kandungnya
Mungkin ini yang terbaik untuk rumah tangga masku dan juga untuk ibu
Tapi aku ikhlas jika niatnya HANYA MENCARI MODAL
Untuk kemudian menetap dekat orangtuaku
HANA
Aku sayang dia, meski kadang merasa tak seberapa, karena perilaku ibunya
Tapi HANA tetaplah HANA, tanpa dosa, tanpa cela
Karena dia belum paham kejamnya dunia
Kalau memang ia ditakdirkan untuk aku rawat, aku akan merawatnya
Tapi mungkin ibuku juga butuh hiburan
Dengan adanya Hana, mungkin akan mengobati rasa sepinya
Sepeninggal 2 anak kandungnya, aku dan masku
Ya Allah………….
Rasanya dada ini penuh sesak
Ingin meluapkan segalanya
Tapi aku jauh dari mereka
Duh gusti………….
Beri petunjukMu kepada mas-mbak ku….
Jangan sampai emosi merajai hati
Karena hanya akan menyenangkan syaithan
Berikan pula kesadaran sepenuhnya kepada mbak dewi
Atas apa-apa yang kurang baik dari perilakunya
Kepada suami, ortunya, anaknya, maupun mertuanya
Beri ia kepandaian merawat harga diri dan mendidik anaknya
Hana, hanyalah sesosok balita yang perlu bimbingan
Aku ingin ia ,menjadi anak yang berbakti, menjadi bekal untuk orangtuanya ke surge
Untuk menjadi pelipur lara mbah uti-mbak kungnya
Robb,
Jika Hana memang Engkau takdirkan untuk aku rawat
Berikan kami kemampuan untuk itu
Beri kamu kekuatan untuk menjaga amanah itu
Pun, jika Engkau titipkan anak dalam rahimku
Beri pula kesabaran untuk merawatnya…
Amin………..
Jumat, 13 Mei 2011
Oleh-oleh pulang kampung
5 s/d 8 Mei 2011
Alhamdulillah............. Horreee.... Bisa pulang kampung sebentar.......
meski harus bolos, tapi nggak nyesel. Demi ibu dan adik yang udah kuuangeeen...
tiga malam tidur di pelukan ibuk,, hmm... nyaman....
hampir 4 tahun pisah rumah dengan beliau
tapi kok masih gini ya perasaanku........... sering pengen pulang sewaktu-waktu, gak nunggu libur,
dengan segala macam alasan lain........
maybe ini juga salah satu hikmah dengan belum diberikannya anak kepadaku
lha piye, nek duwe anak, apa ya bisa mak plencing muleh sak karepe dewe........
tapi ya piyee... tetep pengen punya anak donk.....
hiks hiks... tiba-tiba sedih lagi.......
ingat di malam ketiga tidur dengan ibu
pas musholla memperdengarkan qiro'ahnya, aku dengar ibu bicara pelan
"Yaaa... piye neh, wes jodo. Nek wes tuwek ngene iki lagek kroso rasane adoh songko anak wedok"
Huuu.... huuu.... aku nangis dalam hati
aku diaaammm aja. kalo keluar kata-kata, pasti air mata ikut banjir..
dan akhirnyaaa
jawabanku: "nggeh, njenengan donga'ne griyo kulo gek ndang dados, trus bu'e nderek kulo"
hiks... hiks..
ya Allah,,, aku tahu ini berat
tapi ini tidak mustahil kan bagiMu untuk mewujudkannya?
tak masalah jika ibu dan besan hidup berdekatan di hari tuanya...
justru aku ingin lebih guyup rukun........
Atau mungkin, aku dan suami yang Engkau takdirkan menikmati hari tua di kampung halamanku?
di dekat ibu bapak dan saudaraku? Amin.......
Robb, hanya do'aku tiap saat
Jaga ibuk, bapak dan adik kakakku
berikan kasih sayang yang melimpah untuk mereka...
yang tak bisa aku berikan setiap saat
Pertemukan kami semua dalam keadaan yang lebih baik.. Amin.........
Alhamdulillah............. Horreee.... Bisa pulang kampung sebentar.......
meski harus bolos, tapi nggak nyesel. Demi ibu dan adik yang udah kuuangeeen...
tiga malam tidur di pelukan ibuk,, hmm... nyaman....
hampir 4 tahun pisah rumah dengan beliau
tapi kok masih gini ya perasaanku........... sering pengen pulang sewaktu-waktu, gak nunggu libur,
dengan segala macam alasan lain........
maybe ini juga salah satu hikmah dengan belum diberikannya anak kepadaku
lha piye, nek duwe anak, apa ya bisa mak plencing muleh sak karepe dewe........
tapi ya piyee... tetep pengen punya anak donk.....
hiks hiks... tiba-tiba sedih lagi.......
ingat di malam ketiga tidur dengan ibu
pas musholla memperdengarkan qiro'ahnya, aku dengar ibu bicara pelan
"Yaaa... piye neh, wes jodo. Nek wes tuwek ngene iki lagek kroso rasane adoh songko anak wedok"
Huuu.... huuu.... aku nangis dalam hati
aku diaaammm aja. kalo keluar kata-kata, pasti air mata ikut banjir..
dan akhirnyaaa
jawabanku: "nggeh, njenengan donga'ne griyo kulo gek ndang dados, trus bu'e nderek kulo"
hiks... hiks..
ya Allah,,, aku tahu ini berat
tapi ini tidak mustahil kan bagiMu untuk mewujudkannya?
tak masalah jika ibu dan besan hidup berdekatan di hari tuanya...
justru aku ingin lebih guyup rukun........
Atau mungkin, aku dan suami yang Engkau takdirkan menikmati hari tua di kampung halamanku?
di dekat ibu bapak dan saudaraku? Amin.......
Robb, hanya do'aku tiap saat
Jaga ibuk, bapak dan adik kakakku
berikan kasih sayang yang melimpah untuk mereka...
yang tak bisa aku berikan setiap saat
Pertemukan kami semua dalam keadaan yang lebih baik.. Amin.........
Rabu, 24 November 2010
Life is a Journey. So prepare for the end...
Semestinya tak terlalu awal
Remang itu mengubur temaram
sedang arakan mega belum selesai
mengecup merah senja
dan keletihan ombak seharian
masih tak jemu mengadu biru lautan
pada bening paintai
Di atas lelah sajadah
ku mendesah dalam nafas tasbih
sebentar lagi kabut menelan adzan
Terkurung senyap, sunyi malammu
ku hampar sajadah
dengan selembar cahaya
ketika derai isak kian merasuk
ke hening ruku' dan sujud tahajjudku
tapi selalu saja
sepi jiwaku menyimpan gerhana
Betapa aku belum bisa mengecap syahdu dan manisnya malam
Yang dihabiskan dengan bercengkrama denganMu, bercakap denganMu
sebagaimana para kekasihMu merasakannya...
Ya Robb, berilah hamba kemudahan untuk membuka mata
di setiap sepertiga malamMu...
Untuk bermunajat kepadaMu...
-hamba-
Remang itu mengubur temaram
sedang arakan mega belum selesai
mengecup merah senja
dan keletihan ombak seharian
masih tak jemu mengadu biru lautan
pada bening paintai
Di atas lelah sajadah
ku mendesah dalam nafas tasbih
sebentar lagi kabut menelan adzan
Terkurung senyap, sunyi malammu
ku hampar sajadah
dengan selembar cahaya
ketika derai isak kian merasuk
ke hening ruku' dan sujud tahajjudku
tapi selalu saja
sepi jiwaku menyimpan gerhana
Betapa aku belum bisa mengecap syahdu dan manisnya malam
Yang dihabiskan dengan bercengkrama denganMu, bercakap denganMu
sebagaimana para kekasihMu merasakannya...
Ya Robb, berilah hamba kemudahan untuk membuka mata
di setiap sepertiga malamMu...
Untuk bermunajat kepadaMu...
-hamba-
Jumat, 19 November 2010
Ketika Emosi Merajai Hati
manusia diberi kelebihan berupa Akal, dibanding makhluk lainnya
tapi tak jarang, sebagian dari kita kehilangan akal
bukan karena mabuk minuman keras
bukan karena narkoba
tapi karena emosi dan nafsu yang menjadi raja dalam hati kita
lisan yang seharusnya terjaga dari berkata kotor
masih saja melahirkan cacian, bentakan, hinaan kepada sesama
aku sedih,
ketika menyelami betapa meruginya dirimu wahai tetanggaku
yang tiap hari lisanmu mengeluarkan kata kotor
kata kesombongan, riya', dan pamrih
yang bisa menggerogoti pahala amalmu
setelah berbuat kebaikan, sebenarnya tak perlu kau ungkit2
tak perlu kau ceritakan kepada orang-orang
bahwa dirimu yang paling berjasa kepada si A, si B
paling perhatian kepada mbah A, mbah B
cukuplah Malaikat-Nya yang mencatat
jangan khawatir, Allah tidak tidur...
Semoga, emosi dan lisan yang "ember" itu tidak lagi menjadi raja-mu
kalahkanlah... supaya amalmu tetap menjadi bekalmu
untuk bertemu dengan tuhan-mu...
tapi tak jarang, sebagian dari kita kehilangan akal
bukan karena mabuk minuman keras
bukan karena narkoba
tapi karena emosi dan nafsu yang menjadi raja dalam hati kita
lisan yang seharusnya terjaga dari berkata kotor
masih saja melahirkan cacian, bentakan, hinaan kepada sesama
aku sedih,
ketika menyelami betapa meruginya dirimu wahai tetanggaku
yang tiap hari lisanmu mengeluarkan kata kotor
kata kesombongan, riya', dan pamrih
yang bisa menggerogoti pahala amalmu
setelah berbuat kebaikan, sebenarnya tak perlu kau ungkit2
tak perlu kau ceritakan kepada orang-orang
bahwa dirimu yang paling berjasa kepada si A, si B
paling perhatian kepada mbah A, mbah B
cukuplah Malaikat-Nya yang mencatat
jangan khawatir, Allah tidak tidur...
Semoga, emosi dan lisan yang "ember" itu tidak lagi menjadi raja-mu
kalahkanlah... supaya amalmu tetap menjadi bekalmu
untuk bertemu dengan tuhan-mu...
Jumat, 05 November 2010
Penantian...
Tiga tahun lebih sekian bulan aku menanti hadirnya buah hati
pasang surut gejolak hati selalu aku rasakan
terkadang, aku berusaha tegar dan yakin,,, bahwa ia akan datang pada saat yang tepat
namun tak jarang, muncul rasa sedih, khawatir, akankah Allah menitipkannya kepadaku?
seringkali aku merasa kesepian, hampa tanpa suara anak kecil
sepulang kerja, capeeekk... sepi.... suami ngajar... (selalu tlisipan jam)
untung saja di rumah ada ponakan kecil AZKA, yang masih 5 bulan
dialah yang menjadi pengobat capekku...
kapan.... ya...
ah, aku tidak boleh su'udhon kepada Allah
kata suami, husnudhon saja, bahwa Allah akan memberi
masih banyak ni'mat lain yang patut disyukuri..
mungkin do'aku kurang khusyu', usahaku kurang maksimal...
lagipula, itu ada 30 anak di mushola, TPQ
yang perlu perhatianku...
semoga aku tetap bisa bersyukur...
sembari tetap berharap, jundi itu akan hadir dalam hari-hari kami...
menjadi cucu kedua ibu bapakku, dan cucu ke 4 bapak ibu mertua
amin...
pasang surut gejolak hati selalu aku rasakan
terkadang, aku berusaha tegar dan yakin,,, bahwa ia akan datang pada saat yang tepat
namun tak jarang, muncul rasa sedih, khawatir, akankah Allah menitipkannya kepadaku?
seringkali aku merasa kesepian, hampa tanpa suara anak kecil
sepulang kerja, capeeekk... sepi.... suami ngajar... (selalu tlisipan jam)
untung saja di rumah ada ponakan kecil AZKA, yang masih 5 bulan
dialah yang menjadi pengobat capekku...
kapan.... ya...
ah, aku tidak boleh su'udhon kepada Allah
kata suami, husnudhon saja, bahwa Allah akan memberi
masih banyak ni'mat lain yang patut disyukuri..
mungkin do'aku kurang khusyu', usahaku kurang maksimal...
lagipula, itu ada 30 anak di mushola, TPQ
yang perlu perhatianku...
semoga aku tetap bisa bersyukur...
sembari tetap berharap, jundi itu akan hadir dalam hari-hari kami...
menjadi cucu kedua ibu bapakku, dan cucu ke 4 bapak ibu mertua
amin...
Rabu, 03 November 2010
Ratapan "perantau"
Sebenarnya nggak ingin terus-menerus menyesali semuanya
Sejak menjadi warga di kota baru, banyak momen keluarga PO yang terlewatkan
tiga kali Grebeg Suro, 3 kali Tahun Baru, wisuda adik tersayang (Fillah), selapanan Hana Cantik,
dan yang baru saja Piton-piton Hana.
Hufft...!! Sedih....
Apalagi kalau dengar kabar orangtua sakit, gak bisa langsung nyambangi,
harus nunda dulu, pertimbangkan kesibukanku, kesibukan suami, sangu, keluarga mertua dan sebagainya
Ya Allah...
sering terbersit dalam hati, kalau aku mati, aku ingin dikuburkan di tanah kelahiranku
juga berharap, aku bisa menunggu orangtua di hari-hari tuanya, tidak jauh seperti ini
Suamiku,
bukan berarti aku tidak suka tinggal di kota kelahiranmu
kota di mana banyak asa kita bangun
aku hanya realistis saja
bahwa aku masih dan tetap seorang anak yang ingin dekat dengan orangtua, keluarga
Tak ada yang mustahil bagi Allah
jika IA berkehendak, pasti dengan mudahnya ia berkata "KUN" maka akan terjadi juga
bisa jadi kita semua bisa menjadi dekat secara fisik...
Amin...
Sejak menjadi warga di kota baru, banyak momen keluarga PO yang terlewatkan
tiga kali Grebeg Suro, 3 kali Tahun Baru, wisuda adik tersayang (Fillah), selapanan Hana Cantik,
dan yang baru saja Piton-piton Hana.
Hufft...!! Sedih....
Apalagi kalau dengar kabar orangtua sakit, gak bisa langsung nyambangi,
harus nunda dulu, pertimbangkan kesibukanku, kesibukan suami, sangu, keluarga mertua dan sebagainya
Ya Allah...
sering terbersit dalam hati, kalau aku mati, aku ingin dikuburkan di tanah kelahiranku
juga berharap, aku bisa menunggu orangtua di hari-hari tuanya, tidak jauh seperti ini
Suamiku,
bukan berarti aku tidak suka tinggal di kota kelahiranmu
kota di mana banyak asa kita bangun
aku hanya realistis saja
bahwa aku masih dan tetap seorang anak yang ingin dekat dengan orangtua, keluarga
Tak ada yang mustahil bagi Allah
jika IA berkehendak, pasti dengan mudahnya ia berkata "KUN" maka akan terjadi juga
bisa jadi kita semua bisa menjadi dekat secara fisik...
Amin...
Langganan:
Komentar (Atom)