manusia diberi kelebihan berupa Akal, dibanding makhluk lainnya
tapi tak jarang, sebagian dari kita kehilangan akal
bukan karena mabuk minuman keras
bukan karena narkoba
tapi karena emosi dan nafsu yang menjadi raja dalam hati kita
lisan yang seharusnya terjaga dari berkata kotor
masih saja melahirkan cacian, bentakan, hinaan kepada sesama
aku sedih,
ketika menyelami betapa meruginya dirimu wahai tetanggaku
yang tiap hari lisanmu mengeluarkan kata kotor
kata kesombongan, riya', dan pamrih
yang bisa menggerogoti pahala amalmu
setelah berbuat kebaikan, sebenarnya tak perlu kau ungkit2
tak perlu kau ceritakan kepada orang-orang
bahwa dirimu yang paling berjasa kepada si A, si B
paling perhatian kepada mbah A, mbah B
cukuplah Malaikat-Nya yang mencatat
jangan khawatir, Allah tidak tidur...
Semoga, emosi dan lisan yang "ember" itu tidak lagi menjadi raja-mu
kalahkanlah... supaya amalmu tetap menjadi bekalmu
untuk bertemu dengan tuhan-mu...
Entri Populer
-
Masih ada sebagian dari kita yang sekedar mengucapkan Alhamdulillah ketika mendapatkan sebuah karunia atau ni'mat dari Allah. Bahkan ada...
-
JIKA "Jika derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa, sedangkan ketegaran akan in...
-
Sebenarnya nggak ingin terus-menerus menyesali semuanya Sejak menjadi warga di kota baru, banyak momen keluarga PO yang terlewatkan tiga k...
-
Bismillahirrahmanirrahim.... Dalam QS. Arrum ayat 21 secara tersurat dikemukakan bahwa tujuan pernikahan adalah untuk menghadirkan sebuah ...
-
Tiga tahun lebih sekian bulan aku menanti hadirnya buah hati pasang surut gejolak hati selalu aku rasakan terkadang, aku berusaha tegar d...
-
Empat Jenis Manusia diukur dari kualitas pembicaraannya 1. Berkualitas Tinggi - Orang yang berkualitas tinggi, adalah orang yang pemb...
-
Semestinya tak terlalu awal Remang itu mengubur temaram sedang arakan mega belum selesai mengecup merah senja dan keletihan ombak sehari...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar