Entri Populer

Jumat, 19 November 2010

Ketika Emosi Merajai Hati

manusia diberi kelebihan berupa Akal, dibanding makhluk lainnya
tapi tak jarang, sebagian dari kita kehilangan akal
bukan karena mabuk minuman keras
bukan karena narkoba
tapi karena emosi dan nafsu yang menjadi raja dalam hati kita
lisan yang seharusnya terjaga dari berkata kotor
masih saja melahirkan cacian, bentakan, hinaan kepada sesama

aku sedih,
ketika menyelami betapa meruginya dirimu wahai tetanggaku
yang tiap hari lisanmu mengeluarkan kata kotor
kata kesombongan, riya', dan pamrih
yang bisa menggerogoti pahala amalmu

setelah berbuat kebaikan, sebenarnya tak perlu kau ungkit2
tak perlu kau ceritakan kepada orang-orang
bahwa dirimu yang paling berjasa kepada si A, si B
paling perhatian kepada mbah A, mbah B
cukuplah Malaikat-Nya yang mencatat
jangan khawatir, Allah tidak tidur...

Semoga, emosi dan lisan yang "ember" itu tidak lagi menjadi raja-mu
kalahkanlah... supaya amalmu  tetap menjadi bekalmu
untuk bertemu dengan tuhan-mu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar