Entri Populer

Rabu, 03 November 2010

Ratapan "perantau"

Sebenarnya nggak ingin terus-menerus menyesali semuanya
Sejak menjadi warga di kota baru, banyak momen keluarga PO yang terlewatkan
tiga kali Grebeg Suro, 3 kali Tahun Baru, wisuda adik tersayang (Fillah), selapanan Hana Cantik,
dan yang baru saja Piton-piton Hana.
Hufft...!! Sedih....
Apalagi kalau dengar kabar orangtua sakit, gak bisa langsung nyambangi,
harus nunda dulu, pertimbangkan kesibukanku, kesibukan suami, sangu, keluarga mertua dan sebagainya

Ya Allah...
sering terbersit dalam hati, kalau aku mati, aku ingin dikuburkan di tanah kelahiranku
juga berharap, aku bisa menunggu orangtua di hari-hari tuanya, tidak jauh seperti ini

Suamiku,
bukan berarti aku tidak suka tinggal di kota kelahiranmu
kota di mana banyak asa kita bangun
aku hanya realistis saja
bahwa aku masih dan tetap seorang anak yang ingin dekat dengan orangtua, keluarga

Tak ada yang mustahil bagi Allah
jika IA berkehendak, pasti dengan mudahnya ia berkata "KUN" maka akan terjadi juga
bisa jadi kita semua bisa menjadi dekat secara fisik...
Amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar